-->

Metode Perkalian Garis, Lebih Gampang Atau Lebih Susah

Siapa yang disini sudah tahu tentang metode perkalian garis? Pasti banyak yang belum tahu ya…atau banyak yang sudah tahu?...Hmmm, mungkin kalau kalian yang ikut les atau bimbel pernah diajari trik perkalian ini. Biasanya pada umumnya di sekolah-sekolah trik perkalian dengan metode garis tidak diajarkan oleh guru-guru kalian. Metode yang dipakai untuk menyelesaikan perkalian adalah dengan menggunakan metode biasa/susun. 

Metode Perkalian Garis

Metode Perkalian Garis

Metode Perkalian Garis sering disebut dengan Japanese Multiplication. Kenapa disebut dengan Japanese Multiplication karena memang metode ini ditemukan oleh orang Jepang dan digunakan dalam system pembelajaran di sekolah-sekolah di Jepang. Japanese Multiplication disebut juga dengan metode perkalian garis karena dalam menyelesaikan perkalian kita menggunakan bantuan garis.

Perhatikan contoh berikut ya!

Kita akan mengalikan bilangan 42 dikali dengan 21.

Ketika kita menyelesaikan dengan cara yang biasa kita gunakan

Metode Perkalian Garis

Ketika menggunakan Metode Perkalian Garis

42 x 21 = 882

Metode Perkalian Garis

Baca juga Cara Menyelesaikan Perkalian Dengan JAMED

Lebih Gampang Atau Lebih Susah?

Untuk menilai apakah dengan menggunakan metode perkalian garis menjadi lebih gampang atau lebih susah tentunya berkaitan dengan kelebihan dan kekurangan metode tersebut. 

Adapun kelebihan dari metode perkalian garis dapat dijabarkan sebagai berikut:

1. Tidak membutuhkan pemahaman konsep matematika yang lebih

Metode perkalian garis lebih mudah dipahami karena dalam menyelesaikan perkalian kita cuma menggambarkan garis-garis sesuai dengan bilangan yang dikalikan kemudian menghitung titik yang merupakan perpotongan dari garis-garis tersebut.

2. Tidak harus hafal perkalian bilangan dasar

Tidak seperti metode perkalian bertingkat yang kita pelajari di sekolah, yang ketika kita mengerjakan paling tidak harus hafal perkalian dasar (perkalian bilangan satuan). Dalam metode perkalian garis kita hanya menghitung jumlah titik perpotongan garis.

3. Belajar matematika menjadi lebih asyik

Selama ini yang matematika identic dengan rumus dan bilangan-bilangan. Dengan metode perkalian garis, kita menyelesaikan permasalahan matematika seperti sebuah eksperimen atau proyek yang sederhana sehingga hal ini sangat menarik dan menyenangkan bagi anak-anak.

Adapun kekurangan dari metode perkalian garis adalah sebagai berikut:

1. Membutuhkan ruang yang lebih luas

Karena dalam metode perkalian garis kita menggambarkan garis maka kita membutuhkan ruang atau tempat yang lebiih luas untuk mengerjakannya.

2. Kurang efektif jika bilangan yang dikalikan besar

Misal, kita akan mengalikan bilangan 97 dengan 89. Bisa dibayangkan kan banyaknya garis yang akan kita buat? Tentunya dengan semakin banyaknya garis akan membuat semakin rumit gambar garisnya dan semakin besar kesalahan kita dalam menghitung titik perpotongan antar garis.

3. Kurang efektif jika bilangan yang dikalikan lebih dari 3 digit

Perkalian dengan metode garis ini juga kurang efektif untuk bilangan yang lebih dari 3 digit. Misal kita akan mengalikan bilangan 1234 dengan 231. Bisa kita bayangkan ruang atau tempat yang digunakan untuk mengerjakan semakin luas.

Gimana nih? Menurut kalian apakah metode perkalian garis ini lebih gampang atau lebih susah? Kalau menurut mimin sih tergantung bilangan yang dikalikan, ya nggak? Menurut kalian gimana gaes? Isi di kolom komentar ya…


0 Response to "Metode Perkalian Garis, Lebih Gampang Atau Lebih Susah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel